Beranda / Berita / Lingkungan

Lingkungan · 24 Juli 2026 · SMA Negeri 1 Aifat

Bahaya sampah plastik di sungai dan pantai

Kantong plastik terasa ringan di tangan, tetapi berat di sungai. Plastik butuh puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai. Di sepanjang aliran, ia tersangkut di akar, termakan ikan, atau pecah menjadi mikroplastik.

Mengapa berbahaya?

Hewan menyangka plastik sebagai makanan. Perut mereka penuh sampah, lalu mati. Mikroplastik masuk ke rantai makanan dan dapat sampai ke tubuh manusia. Bakar plastik di halaman juga melepaskan asap beracun.

Tiga langkah di sekolah

  1. Bawa botol minum dan kotak bekal sendiri.
  2. Pisahkan sampah basah dan kering di kelas.
  3. Tolak kantong plastik jika belanjaan bisa dimasukkan noken atau tas kain.

Membersihkan selokan sekolah seminggu sekali lebih efektif daripada pidato panjang. Lingkungan yang bersih adalah bagian dari karakter, bukan pekerjaan petugas kebersihan semata.